Minggu, 29 Mei 2011

Teruntukmu


          Bagaimana kabarmu....!!!
Saat ini aQ jadi ingat banyak hal meski semuanya tak sedrematis dulu...ini mungkin aQ jauh lebih dewasa tapi sesungguhnya tak ada yang berubah, semuanya tetap sama saja...
Sekali kurasakan seolah-olah tulang-tulang “ roisinante” berada ditelapak kakiku ketika memulai perjalanan dengan harapan ditanganku,,,ini tak terlalu buruk bagiku tapi apa yang kemudian kujalani seolah boomerang bagiku....
Mengingat apa yang telah kujalani dalam hidup,  aQ telah melewati kehidupan yang luar biasa dan aQ merasa bangga bisa menulis semua ini buatmu...
aQ ingin kau tau bahwa semua ini kutulis dengan perasaan campur aduk antara suka cita dan sedih, aQ punya banyak alasan mengapa seperti itu, tapi tak akan kujelaskan di sini...
hanya saja mungkin kukatakan antara perasaan yang bertarung dan naluriku tak pernah menang...antara kegembiraan bisa mencintaimu dan kesedihan harus mengatakan semua ini padamu..aQ tak peduli ketika semua orang memanggilku “ avonturir “ ataupun “ don Quixote “. Karena hanya aQ dari jenis yang berbeda jenis yang menyampaikan kegembiraan dalam deretan huruf-huruf yang sendu dan sebaliknya hanya aQ yang menulis kesedihan dalam peluh semangat yang berwarna....
aQ memahami langkahmu, karena hanya kamu yang mengetahui dengan pasti tujuannya...semoga kau slalu benar...namun begitu percayalah pada apa yang kukatakan sekarang...
sekarang, kekuatan kemauan untuk selalu mendukungmu yang tlah kupoles dengan sedikit kegembiraan akan mendukung tungkai-tungkaiku yang gemetar dan paru-paruku yang lelah...aQ akan tetap merindukanmu meski aQ menyukaimu, hanya saja kau tak tahu bagaimana menunjukannya...tindakan-tindakanku sudah sangat sangat kaku dan terkadang kau kan sulit memahamiku. Dan memang sangat sulit memahami orang sepertiku..karena aQ begitu tak menyukai pengertian orang lain...
aQ ingin menulis lebih banyak lagi tapi kadang kupikir kata-kata tidak dapat mengungkapkan apa yang kurasakan..lagi pula urat-urat saraf jemariku sudah sangat letih dan aQ ingin tidur..
          itu saja.
Adi kusuma

Jumat, 27 Mei 2011

cinta

Aku memintamu untuk percaya padaku. Kita telah berteman untuk waktu yang cukup lama. Kita berbagi rahasia, duka, dan cinta. Aku tak tahan hanya berdiri melihat sesorang menyakitimu. Biarkan aku menjadi seseorang yang mencintaimu - lebih dari sekedar teman. Biarkan aku menyayangimu sebagai kekasih.

Aku mengejutkanmu ataukah membuatmu shock? Dengarkan aku sebelum kamu menolak. Segala yang kuinginkan adalah kamu. Mungkin bukanlah sesuatu yang baik memanfaatkan pertemanan kita agar dapat dekat denganmu. Jangan lari dari apa yang aku nyatakan ini, tetaplah bersamaku dan biarkan aku mencintaimu sebagaimana seharusnya kamu dicintai.

Katakan saja dan aku akan menjadi milikmu - sekarang dan selamanya. Mengetahui kamu mencintaiku juga akan membuat hidupku penuh impian dan fantasi. Aku mencintaimu dari lubuk hatiku yang paling dalam. Aku mencintaimu lebih dari teman manapun. Aku mencintaimu dalam segala bentuk yang dapat dibayangkan. Aku tahu aku dapat membuatmu bahagia. Ingatlah, kamu mengenalku berawal dari teman. Biarkan aku menjadi lebih dari itu dan biarkan aku memberikan segalanya untukmu.

Aku akan berikan cintaku padamu selalu,

Kamis, 26 Mei 2011

kesederhanaan cinta....


aQ ingin mencintaimu dengan cara yang sederhana
seperti yang belum sempat disamapaikan angin kepada awan yang menjadikannya hujan...
aQ juga ingin menyayangimu dengan cara yang lebih sederhana
seperti yang belum sempat dikabarkan api kepada bara yang menjadikannya tiada...
sebelum aQ, orang mengeluh berat berpisah...dan ketakutan muncul pada yang mati dan yang hidup...
jika rusuk-rusukku menghimpun,  maka aQ tidak akan lagi mendengar dan tidak pula melihat betapa aQ mencintaimu...
hubungan kita abadi bersama guliran hari-hari...
ini hanyalah hujan dimusim semi, hujan itu menakutkanku...
namun kau lihat sebab-sebabnya akan segera berlalu ...
sungguh..., aQ mencintaimu...
perasaan seperti matahari yang mengatakan cintanya pada purnama yang mengukir huruf-huruf dalam cahaya...
kita dua ibarat sahabat yang menyesal karena berjumpa sebentar, sehinnga cinta mengatakan tak’kan mungkin akan berpisah...
kularang engkau, kularang engkau...sungguh.
tak segan kunasehatkan agar engkau tidur ditengah kuku-kuku singa agar engkau mengerti jika cinta selalu menjagamu dari kekalahan...


                                                          A D I  K U S U M A

Selasa, 24 Mei 2011

kata hati


...setelah cinta aQ tak merasa harus mencintai lagi dan selain itu aQ tak punya apa-apa, karena aQ bukan siapa-siapa...
Saat mencintaimu aQ lupa semua yang berharga, sebab kau bagiku adalah yang berharga ...
aQ dicela waktu karena mancintaimu dan cukuplah bagiku ketulusanku...
saat dicelah waktu karena mencintaimu...
betapa pun kulukiskan segalanya tentangmu dalam deretan huruf darimu...  tetap meliputi semuanya tanpa gelisah sedikitpun kegundahan ini tak’kan penuhi relung hatiku sebelum ia menjadi nyata...dan kalaupun seperti adanya, aQ tak merasa gelisah lagi...
sebab : aQ percaya aku mencintainya..
aQ tak’kan mengatakan apa-apa lewat lidahku sebab lidahku tak paham akan kata hatiku....